1889 – 1959 · Pahlawan Nasional
Lahir di Yogyakarta, dari keluarga bangsawan Jawa.
Menulis "Als ik eens Nederlander was", kritik tajam terhadap kolonial.
Mendirikan Taman Siswa, sekolah merdeka untuk pribumi.
Wafat di Yogyakarta, ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Momen bersejarah dan keseharian yang membekas
Suasana hangat bersama keluarga di Yogyakarta, 1950.
Beliau menekankan pendidikan berbasis budaya.
Ekspedisi budaya ke Borobudur, mencintai warisan Nusantara.
Gagasan yang terus menginspirasi hingga kini
Ucapan dan kenangan dari para sahabat, murid, dan keluarga
“Ki Hajar adalah guru sejati. Beliau mengajarkan bahwa pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk merdeka.”
“Warisan beliau bukan hanya sekolah, tetapi semangat untuk terus belajar dan menghargai budaya sendiri.”
“Keteladanan dan dedikasi Ki Hajar menginspirasi saya untuk menjadi pendidik.”
“Konsep 'Tut Wuri Handayani' selalu saya pegang dalam mendidik anak-anak.”